Cetak Artikel Ini  
Course & Club
School Profile | Course & Club | School Life
Sekolah Balet Sumber Cipta: Balet, Perpaduan Seni dan Disiplin



Sekolah ini bermula di Gedung Megaria Center Menteng yang dimulai semenjak Farida Oetoyo dan Yulianti Parani kembali dari sekolah balet di Belanda tahun 1958. Pada 27 Agustus 1995, pindah ke Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Tempat inilah yang menjadi lokasi tetap Sumber Cipta sampai sekarang.

Menurut Farida Oetoyo, pendiri Sumber Cipta, tari balet sangat baik untuk anak-anak. "Sebaiknya anak diperkenalkan balet sejak usia 3,5 tahun. Meski itu sifatnya baru perkenalan saja, tapi mereka belajar tentang ruang, membuat lingkaran atau diagonal. Karena memang sulit menertibkan anak-anak seusia itu,” kata Farida.

Menari Sambil Berhitung
Disiplin dan tekun adalah hal utama yang dipelajari di sekolah balet. Para siswa tidak diperbolehkan berlari-lari dan bicara selama latihan. Mereka harus memperhatikan setiap gerakan yang diajarkan para guru. “Tingkat 1 adalah tingkat dimana anak belajar gerakan balet sesungguhnya. Gerakan-gerakan dari tingkat sebelumnya (tingkat pemula) diulang dengan gerakan yang jauh lebih sempurna. Semua gerakan penuh dengan aturan,” jelas Farida. Gerakan demi gerakan dipadu indah dengan musik yang mengiringi. Para murid tak hanya dituntut untuk bergerak sempurna, namun juga menghitung setiap gerakannya. “Jadi selama menari mereka terus berpikir. Mereka harus menghitung-hitung setiap gerakan sambil menyimak lagu yang berputar. Berapa langkah ke depan, lalu berapa langkah ke samping dan seterusnya,” katanya lagi.

Size Tidak Lebih Tidak Kurang!
Tak salah bila ada yang mengatakan tubuh ballerina sangat proporsional. Karena gerakan-gerakan baletlah yang membentuknya. Dari ujung kaki hingga ujung kepala berpadu dalam gerakan. Tubuh indah ini semakin kontras tatkala dibalut kostum yang pas. Mulai dari stoking, baju atasan atau leotard, dan sepatu khusus alias point shoe dari bahan satin tak boleh kebesaran atau pun kekecilan. Ini adalah bagian dari peraturan. “Bila kebesaran atau sebaliknya, mereka tidak akan dapat melakukan gerakan dengan sempurna. Balet sarat dengan gerakan keseimbangan yang membutuhkan kekuatan di ujung jempol kaki.  Ada yang disebut posisi on point (berdiri dengan ujung kaki) yang sempurna atau gerakan melompat. Ada juga voete, yaitu gerakan memutar dengan posisi on point,” jelas Farida.

Sumber Cipta = Vaganova
Vaganova. Inilah aliran balet Rusia yang hanya Anda dapatkan di sekolah balet Sumber Cipta. Menurut Farida Oetoyo, Vaganova mengajarkan gerakan yang lebih detail. Sehingga wajar bila setiap gerakan membutuhkan waktu lebih lama. Namun yang menarik, para lulusan Sumber Cipta akan dengan mudah mempelajari teknik atau tarian lain. Ini menjadi dasar yang kuat untuk menjadi penari profesional untuk jenis tari apapun.

Maka tak heran bila tidak sedikit alumni Sumber Cipta berinteraksi dengan para balerina tingkat dunia. Beberapa alumninya seperti Ditta Miranda, Yudistira Syuman dan Mira Tedja telah mengharumkan nama Indonesia di ajang bergengsi tingkat dunia.

Box: Diskon!
Ingin mendaftar? Siapkan uang Rp 150 ribu. Tapi, bagi yang membayar uang bulanan tiga bulan sekaligus akan mendapat potongan 50 persen uang pendaftaran. Uang bulanan untuk Baby Class (3,5 tahun – 4,5 tahun) dan Pemula (4,5 tahun – 5,5 tahun) sebesar Rp 375.000 dengan pertemuan seminggu sekali; dan untuk kelas Pemula 1 dan 2 sebesar Rp 375.000 dengan pertemuan seminggu dua kali.

 1  |  2  |  3  |  4  |  5  |  6  |  7  |  8  |  9  |  10  | »    
BACA JUGA



Disclaimers:
Opinion expressed by author and advertisers are not necessarily those of the editor and publisher. While every case has been taken in the compilation of materials in this site, Nasyith Majidi, the editor and publisher of this site accepts no responsibility for any errors or omissions therein. Readers are advised to consult their medical practitioners for advice on any health and parenting problems.

 
Edisi September 2010
 
PILIH EDISI
-  
 
X-Poll
poll
Apa kendala terberat Anda menjelang lebaran tahun ini?
 Asisten Rumah Tangga pulang kampung
 Biaya mudik membengkak
 Pekerjaan kantor menumpuk
 Liburan yang pendek

Lihat Hasil
Vote